Kemampuan Psikokinesis dan juga resikonya

Jika anda pernah melihat kejadian orang bisa membengkokan besi, menahan api, atau membuat benda melayang hanya dengan pikirannya, itu merupakan fenomena psikokinesis. Dimana orang yang bisa melakukannya biasanya agak aneh dan kurang normal secara mental dan kepribadian dari manusia biasanya.

Pengertian

Psikokinesis sebenarnya merupakan sebuah bagian dari ilmu parapsikologi, dimana cabang ilmu ini mempelajari tentang bagaimana kekuatan mental dan juga pikiran manusia, yang mana ia bisa berhubungan dengan objek-objek secara fisik.

Psikokinesis merupakan serapan dari bahas Yunani, yaitu berasal dari kata Psyche yang artinya jiwa, dan berasal dari kata kinesis yang berarti gerakan. Secara Harafiah, psikokinesis berarti kemampuan jiwa atau pikiran seseorang untuk dapat melakukan gerakan-gerakan terhadap objek tertentu.

Menguasai psikokinesis membuat seseorang mampu untuk menggerakkan benda atau objek yang ada di sekitarnya hanya dengan menggunakan kekuatan pikiran.

Kekuatan Pikiran

Tidak sembarangan orang bisa melakukan psikokinesis, perlu pengalaman spesial atau kejadian khusus atau bahkan situasi terdesak dan berbahaya yang memaksakan seseorang mengerahkan pikirannya.

Banyak ahli yang mengatakan bahwa psikokinesis bisa saja muncul secara tiba-tiba dan juga mendadak. Misalnya saja ketika anda merasa tertekan dan juga terdesak oleh situasi. Seperti hampir mati, kecewa, defresi dan frustasi berat, atau oleh keinginan untuk menolong orang.

Meskipun demikian, kemungkinan bahwa semua orang sebenarnya mampu untuk melakukan psikokinesis ini tetap ada, terutama ketika seseorang sudah mengalami ketenangan dan juga fokus pada hal yang akan dilakukan olehnya.

Jenis Psikokinesis

Psikokinesis bisa dibagi menjadi dua, yaitu psikokinesis makro dan juga mikro.

Psikokinesis mikro merupakan psikokinesis yang bisa terlihat langsung efeknya. Misalnya saja membengkokkan besi atau membuat benda melayang dengan kekuatan pikiran.

Sedangkan untuk psikokinesis makro, biasanya cukup sulit untuk diobservasi secara langsung, dan membutuhkan pengukuran khusus. Contoh dari psikokinesis makro adalah pengobatan jarak jauh, telepati firasat atau membaca pikiran.

Resiko Psikokinesis

Banyak faktor resiko yang akan dialami seseorang saat melakukan Psikokinesis.

Kerusakan Otak

Psikokinesis memaksa otak bekerja secara maksimal, bangkan pada sampai lever kritis. Padahal otak secara umum digunakan untuk takaran sehari-hari.

Menyebabkan kegilaan dan juga sifat antisosial, karena orang yang bisa melakukan psikokinesis tidak akan mudah menyesuaikan diri dengan pikiran orang normal.

Jika anda berminat mempelajarinya, pelajari, tapi ingat resikonya.

Motif anda mempelajarinya harus benar-benar jelas, bukan cuma buat gaya-gayaan atau lagi gabut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Retrokognisi, kemampuan melihat masa lalu benda dan manusia

Prekognisi, kemampuan melihat masa depan tanpa sebab-akibat

Merasakan hawa keberadaan lain di sekitarmu ?